Followers

Sabtu, 17 Januari 2015

Secarik Kain Usang

Terimakasih lelaki,
Rela menggunakan secarik kain dari tumpukan barang bekas yang kukirim padamu.
Aku, dalam harapan dapat menjadi secarik yang slalu kamu gunakan bukan seorang yang kan kamu buang.
Tersadar pada angan kosong dari seorang aku dan hadiah dari ketidaksukaanmu kini ku DIAM sembari seretkan raga meski jiwa enggan beranjak di tempat semestinya dari cinta yang tak seindah semestinya.
Sastraku, pandang layakmu telah jadikan KITA seperti layak.
Dan sekali lagi, aku DIAM sembari seretkan raga meski ku tau asa selalu berkembang di matamu yang slalu ku rindu.
Ku harap, kau terus memakai secarik hingga itu seperti aku dan kecil, terbuang!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar