Followers

Sabtu, 21 Maret 2015

21 Maret 2015


Ku tulis ini dipergantian hari, tepat saat bus ini akan mengajakku beralih dari peristirahatan dengan harapan bisa bangkit dari segala yang saat ini membuatku terpuruk.

Pada aku yang dulu, bisakah kita mengulang waktu. Aku tak ingin seperti ini, aku ingin menjadi aku yang berani berontak, aku ingin menjadi aku yang mampu melindungi diri, aku ingin menjadi aku yang tak dapat disakiti oleh siapapun.

Sakit, jika selalu menangis karna tak adanya kepercayaan akan perbaikan dari kesalahan yang kuperbuat dilampau yang sesungguhnya tak sepenuhnya salahku.

Pada perjalanan ini, semoga saja mampu menamparkanku pada ingatan bahwa dia, lelaki harapan ku tak pernah serius berharap menjadi pengantinku karna masalaluku.

Dia tak berhak membuat hidupku kedepan berantakan karna ia tak pernah benar-benar ingin menyelamatkanku.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar